Skip to main content

Cara Membangun Komunikasi yang Efektif Pada Remaja

Bagi anak anak yang beranjak pada masa remaja yang biasanya terjadi perubahan dari bentuk komunikasi kepada orangtuanya, memiliki keinginan tertentu misalkan keinginan untuk membeli barang-barang yang mulai ia sukai dari idolanya, memiliki idola dan menjadi fans hingga mulai memiliki ruang privasi sendiri.

Tiap waktu yang dilalui anak baik disekolah, di tempat bimbingan belajar, di lingkungan dimana ia berada hingga dirumahnya sendiri pun anak akan menjadikan waktu tersebut sebagai tempat dimana ia  memperoleh pengalaman baru.



Anak akan belajar apa sih kira-kira? Banyak sekali yang anak pelajari yang tidak ia dapatkan dalam buku mata pelajaran di sekolahnya. Anak akan belajar mengatur waktu, bertanggungjawab mengenai benda-benda yang ia jaga, anak akan memulai memahami konsep kerja keras, komitmen, kemandirian, bergaul, anak akan belajar mengenai kepercayaan yang diberikan orang lain untuknya dan masih banyak lagi.

Semua hal tersebut adalah proses belajar anak yang selalu akan ia temui pada masa-masa kanak-kanak dan remajanya. Tugas pendidik, tugas orangtua dan tugas kita adalah memberikan arahan kepada anak hal-hal apa yang sudah anak lakukan dengan benar.

Juga memberikan arahan kepada anak jika apa yang ia lakukan tidak baik bagi dirinya sendiri ataupun memberikan penjelasan bahwa ia akan menimbulkan keruugian bagi orang lain. Memberikan petunjuk arahan yang positif dengan cara yang baik-baik kepada anak, memberikan informasi akan membantu anak menjadi pribadi yang tumbuh dengan jujur dan positif. 

Pastikan anda sebagai orangtuanya selalu ada untuknya disaat yang ia butuhkan minimal dengan memiliki waktu yang berkualitas dengan anak pada waktu tertentu dan berulang, karena dengan itu mereka akan merasa bahwa ini adalah waktu me time mereka dengan orangtunya. 

Anak akan menjadi  terbuka dan bercerita kepada orangtua nya tentang apa saja hal yang telah ia lalui hari ini. Jika orangtua tidak terbiasa dekat dengan anak, maka minimal tanyakan dahulu kepada anak apa saja hal yang ia lakukan di sekolah, apa hal yang membuatnya paling menarik hari ini dan lakukan secara berulang dengan tanpa menghakimi opini yang anak sampaikan. 

Namun ingat, jangan memberikan mimik wajah yang menakutkan dan nada bicara yang tinggi juga perilaku yang negative yaa.. berikan selalu perhatian dan contoh yang baik dari anda kepada anak minimal perhatian dengan perubahan yang terjadi pada anak seperti kebiasaannya atau sekedar  mengingatkan anak untuk makan. Hal-hal sekecil apapun dari orangtua akan berkesan dan membekas bagi anak karena hal itu bisa dianggap anak sebagai perhatian dan bentuk kasih sayang dari orangtuanya.

Popular posts from this blog

4 Tips mengisi waktu setelah lulus sambil menunggu kerja

Ada beberapa hal yang wajib kamu lakukan ketika kamu akan lulus atau kamu lagi menunggu panggilan interview kerja dari perusahaan atau instansi yang kamu lamar, berikut tips yang bisa kamu kerjakan sampai keberuntunganmu datang.  Coba lamar pekerjaan sebelum kamu resmi lulus Nah para freshgraduaters banyak yang kehilangan di start awal nih. Salah satunya setelah sidang dan kamu dinyatakan lulus, sebenarnya saat itu juga kamu bisa curi start awal untuk apply kerja di by internet atau langsung masukkan surat lamaran ke instansi yang kamu ingin lamar.  Jangan lupa juga untuk check memang perusahaan atau instansi tersebut memang butuh posisi yang sesuai dengan keahlian kamu ya.. jangan lupa juga buat meminta surat keterangan lulus atau surat pendamping ijazah untuk melamar kerja sembari ijazah aseli yang diterbitkan oleh kampusmu. Manfaatkan social media Kalau kamu memang berniat nggak mencuri start di awal untuk apply kerja karena pengen rebahan dan refreshing sejenak setelah berjuang mat

Cara mudah mengajari anak memecahkan masalah

Memecahkan masalah bisa dilakukan oleh anak sejak usia dini. Dengan mengajarkan anak memecahkan masalah juga bisa dikatakan mengajarkan anak kemandirian. Banyak kasus yang dihadapi oleh orang tua, seperti ketika anak menjadi rewel, menangis hingga melakukan sesuatu yang membuat kita melabelinnya dengan kata “nakal”.   Apalagi ketika anak menangis histeris karena menuruti apa yang kita mau. Tak jarang juga kita menghentikan aktivitas anak kita ketika melakukan sesuatu entah itu membuatnya menjadi kotor, berbahaya atau kekhawatiran semata, karena ketidaktahuan anak kita sehingga ia pun menangis.  Berat sekali yaa bun menjadi ibu, sehingga hal itu yang membuat anda menjadi hebat, hebat untuk memiliki kesabaran dan ketangguhan menghadapi anak, menjadi orang pertama  yang dicari ayah untuk menenangkan anak, nama pertama yang disebut anak ketika ia menangis. Waah hebat sekaii yaa bunda! Nah begitu juga ketika buah hati kita menangis ya bunda, pasti bunda menjadi penenang pertama bagi anaknya

3 Cara Ampuh Menjaga Kesehatan Mental di Masa Pandemi

Tak terasa pandemic corona virus ini akan berlangsung cukup lama dan memberikan dampak yang signifikan bagi perubahan pola hidup seseorang. Harapan dan keinginan baik dari pemerintah maupun masyarakat tentunya berharap pandemic ini segera berakhir dan Kembali ke kebiasan semula. Hampir mulai dari  segala sektor usaha dan habit seseorang berubah, diantaranya adalah kebutuhan hiburan karena perubahan yang terjadi. Perubahan ini membawa tekanan masing-masing pada diri seseorang yang menghadapinya diantara adalah ketidakpastian kapan berakhirnya pandemic, menjaga diri dengan meningkatkan Kesehatan fisik dan merubah pola hidup menjadi lebih sehat. Ada beberapa cara yang harus kamu lakukan agar tetap menjaga Kesehatan mental kamu tanpa khawatir harus berekspektasi pergi berlibur maupun hal – hal lain yang membuat kamu khawatir, antara lain adalah Berolah raga dirumah Lakukan secara rutin meski awalnya akan terasa berat dan harus dipaksa untuk melakukan, ingat membangun habit atau kebiasaan p