Skip to main content

Metode Membaca Reading Aloud, Apakah Itu?

Hai parents, pasti lagi penasaran kan apa sih yang akan ditulis, memang efektif ya buat anak, apa sih itu membaca keras masak harus teriak teriak sih, dan lain sebagainya? Yuk siapa yang masih penasaran nih, mari simak penjelasan dibawah ini mengenai teknik membaca reading aloud untuk anak.



Pada dasarnya metode reading aloud ini memang teknik membacakam cerita baik oleh orangtua, pendidik maupun orang yang membacakan buku kepada anak. Tapi yang spesial adalah membacakan buku sambil bersuara jelas, lebih nyaring dan memperagakannya dengan berekspresi. Bukan membaca cepat juga ya parents, tapi ada intonasi dan juga mengikuti tanda baca agar anak lebih memahami.

Apalagi bagi anak balita atau anak usia dini, teknik ini akan sangat membantu dalam menstimulasi otak anak. Kok bisa? Betul, karena dengan teknik membaca ini anak akan lebih memahami cerita, membantu melatih anak untuk berimajinasi, melatih pendengaran anak (yakni menangkap cerita).

 Melatih daya ingat anak dan juga kefokusan, juga meningkatkan literasi anak. Dan yang paling ditunggu adalah meningkatkan bonding antara anak dan orangtua bila dibacakan oleh ayah atau ibu.

Wah banyak sekali bukan manfaat yang didapatkan hanya dari sebuah buku, namun dengan teknik yang benar dan tepat akan menjadi manfaat yang luar biasa khususnya untuk anak anak. Terlebih lagi jika anak dalam masa golden age yakni masa emas anak yang memiliki rentang usia hanya 6 tahun saja. Jadi mari kita optimalkan dan tingkatkan literasi pada anak yuk parent.

Tapi anaku lebih suka gadget daripada buku, jadi gimana nih caranya agar anak tertarik?

Pertanyaan ini seringkali muncul dibenak mom dan dady bukan? Ada beberapa tips dan trik yang bisa parents coba nih salah satunya adalah melibatkan si kecil langsung. Caranya dengan mengajak si kecil memilih bukunya sendiri.

Lalu cobalah sebelum tidur atau waktu luang bersama si kecil untuk membacakan buku yang dipilihnya. Kedua jika ada gambar pada buku sebisa mungkin ambil kesempatan untuk berinteraksi dengan si kecil misalkan saja menebak gambar tersebut atau menirukan gaya pada gambar tersebut.

Memang butuh proses agar si kecil tertarik dengan buku, kitapun sebagai orangtua harus selalu belajar. Karena tidak ada hasil yang instan bukan. Kuncinya adalah sama sama meluangkan waktu bersama dengan si kecil melalui membaca.

Sebelumnya jauhkan dulu masing masing dari gadget yaa, pastikan si kecil juga tertarik dan fokus saat reading aloud berlangsung meskipun kefokusan anak terbatas karena memang lagi belajar melatih fokusnya juga. Betul memang, jika bersabar dalam menjalani proses adalah salah satu jalan ninja bagi orangtua yaa hehe.

Semoga tulisan ini bisa bermanfaat dan membantu yaa. Jika ada saran dan masukan tinggalakan pesan pada kolom komentar di bawah ini yaa. Terimakasih :)

Popular posts from this blog

4 Tips mengisi waktu setelah lulus sambil menunggu kerja

Ada beberapa hal yang wajib kamu lakukan ketika kamu akan lulus atau kamu lagi menunggu panggilan interview kerja dari perusahaan atau instansi yang kamu lamar, berikut tips yang bisa kamu kerjakan sampai keberuntunganmu datang.  Coba lamar pekerjaan sebelum kamu resmi lulus Nah para freshgraduaters banyak yang kehilangan di start awal nih. Salah satunya setelah sidang dan kamu dinyatakan lulus, sebenarnya saat itu juga kamu bisa curi start awal untuk apply kerja di by internet atau langsung masukkan surat lamaran ke instansi yang kamu ingin lamar.  Jangan lupa juga untuk check memang perusahaan atau instansi tersebut memang butuh posisi yang sesuai dengan keahlian kamu ya.. jangan lupa juga buat meminta surat keterangan lulus atau surat pendamping ijazah untuk melamar kerja sembari ijazah aseli yang diterbitkan oleh kampusmu. Manfaatkan social media Kalau kamu memang berniat nggak mencuri start di awal untuk apply kerja karena pengen rebahan dan refreshing sejenak setelah berjuang mat

Review Pisau Oxone Black Marble Knife Set OX-605 Bisa Buat Kado!

Kalau urusan masak memasak dan perdapuran pasti para moms yang menjadi juaranya kan. Apapun urusan dapur dan segala pernak pernik peralatan hingga kebersihanpun tak luput dari perhatian moms bukan? Salah satu alat masak yang wajib ada di dapur yakni pisau, betul tidak moms? Pasti dong harus ada nih. Kalau bumin sendiri punya pengalaman tentang pisau dapur yang belinya asal-asalan walhasil tidak bertahan lama (gagang pisau lepas) juga berkarat, duh. Setelah itu bumin beli pisau baru yang tentunya bumin memikirkan jangka panjangnya juga yaa, yaitu tajam, awet, multifungsi dan murah tentunya hihi. Akhirnya bumin cari nih di olshop pisau yang oke buat di dapur dan bertemulah dengan salah satu produk oxone ini. Awalnya lihat review oke juga nih pisau, ada peeler nya pula. Tentunya satu set ya dengan harga yang menurut bumin terjangkau, karena bumin tidak beli di officialnya hihi, jadinya lebih banyak teliti dan lihat review pembeli lain. Oke, bumin fix pesan dan setelah pisau dianta

Cara mudah mengajari anak memecahkan masalah

Memecahkan masalah bisa dilakukan oleh anak sejak usia dini. Dengan mengajarkan anak memecahkan masalah juga bisa dikatakan mengajarkan anak kemandirian. Banyak kasus yang dihadapi oleh orang tua, seperti ketika anak menjadi rewel, menangis hingga melakukan sesuatu yang membuat kita melabelinnya dengan kata “nakal”.   Apalagi ketika anak menangis histeris karena menuruti apa yang kita mau. Tak jarang juga kita menghentikan aktivitas anak kita ketika melakukan sesuatu entah itu membuatnya menjadi kotor, berbahaya atau kekhawatiran semata, karena ketidaktahuan anak kita sehingga ia pun menangis.  Berat sekali yaa bun menjadi ibu, sehingga hal itu yang membuat anda menjadi hebat, hebat untuk memiliki kesabaran dan ketangguhan menghadapi anak, menjadi orang pertama  yang dicari ayah untuk menenangkan anak, nama pertama yang disebut anak ketika ia menangis. Waah hebat sekaii yaa bunda! Nah begitu juga ketika buah hati kita menangis ya bunda, pasti bunda menjadi penenang pertama bagi anaknya