Skip to main content

Cara Move On Dari Universitas Impian

Pernahkah kalian yang telah lulus atau sedang berada di kelas 3 SMA/MAN/SMK sudah mulai memikirkan nanti ingin berkuliah di jurusan apa? Juga ingin dikuliah mana? Serta optimis dengan hasil undangan atau sebutannya SNMPTN hingga tes tulis yakni SBMPTN hingga mengikuti jalur mandiri agar berkuliah di jurusan impian atau menunggu seleksi di tahun berikutnya? Yaaps tentunya semua jalan boleh dicoba dan sah sah saja.


Namun, bagaimana jika keinginan kita tidak tidak sesuai harapan, seperti yang pernah dirasakan oleh mimin nih, hihi. Sedih dan kecewa itu pasti apalagi namun katakan pada diri sendiri bahwa itu TIDAK MASALAH. Tidak masalah jika kamu belum beruntung masuk di perguruan tinggi yang diinginkan dengan jalur yang kamu inginkan. 

Kamu masih memiliki cita-cita dan keahlian yang harus tetap diusahakan dan direalisasikan apapun jalanannya. Jangan membatasi dirimu untuk menuntut ilmu dimanapun dan kapanpun dan tetap optimis jika tidak masuk perguruan tinggi yang kamu inginkan, karena dimanapun kamu berada, kesempatan sangat terbuka lebar untuk mengembangkan skill dan membangun jaringan kamu.

Jangan bersedih hati yaa.. sedih boleh, namun harus cepat-cepat move on dan cepatlah bangkit. Segera cari universitas lain yang tentunya mendukung untuk mencapai cita-citamu. Universitas negeri atau universitas swasta sama saja.



Pertama dan yang terpenting kamu niat dan fokus untuk menuntut ilmu agar dapat meraih cita-citamu karena universitas adalah salah satu fasilitas, berkembang atau tidaknya berasal dari dirimu sendiri mau ngoyo berlari atau berjalan lambat. Jadi katakan pada diri sendiri bahwa kamu mampu dan bisa, masih ada karir dan cita-cita yang harus kamu perjuangkan.

Tips kedua, di tempat yang baru selain giat belajar juga manfaatkan segala fasilitas yang ada agar mengasah kamu bisa optimal. Manfaatkan juga informasi-informasi seputar beasiswa, pertukaran belajar, summer camp hingga pendaan penelitian gratis dan lain-lain di perguruan tinggi itu semua bisa menjadikan kamu nilai tambah saat lulus dan melamar pekerjaan nanti.

Tips ketiga, ini yang jarang terpikirkan nih,apa kamu tau bahwa ketika kamu tidak bisa masuk ke perguruan tinggi pada tingkat sarjana, kamu bisa mencobanya pada tingkat magister atau S2 loh. Sehingga buatlah rencana atau planning jika tidak diterima pada universitas impian maka kamu bisa untuk berkesempatan berkuliah pada jenjang berikutnya di universitas impian kamu.

Nah beberapa tips diatas semoga bisa membantu kamu untuk tetap semangat dan berusaha untuk meraih impian dan cita-cita kamu yah. Kamu juga boleh berbagi pengalaman dan cerita seputar masuk perguruan tinggi dengan komentar di bawah ini. Selamat berjuang, terimakasih 😊

Popular posts from this blog

4 Tips mengisi waktu setelah lulus sambil menunggu kerja

Ada beberapa hal yang wajib kamu lakukan ketika kamu akan lulus atau kamu lagi menunggu panggilan interview kerja dari perusahaan atau instansi yang kamu lamar, berikut tips yang bisa kamu kerjakan sampai keberuntunganmu datang.  Coba lamar pekerjaan sebelum kamu resmi lulus Nah para freshgraduaters banyak yang kehilangan di start awal nih. Salah satunya setelah sidang dan kamu dinyatakan lulus, sebenarnya saat itu juga kamu bisa curi start awal untuk apply kerja di by internet atau langsung masukkan surat lamaran ke instansi yang kamu ingin lamar.  Jangan lupa juga untuk check memang perusahaan atau instansi tersebut memang butuh posisi yang sesuai dengan keahlian kamu ya.. jangan lupa juga buat meminta surat keterangan lulus atau surat pendamping ijazah untuk melamar kerja sembari ijazah aseli yang diterbitkan oleh kampusmu. Manfaatkan social media Kalau kamu memang berniat nggak mencuri start di awal untuk apply kerja karena pengen rebahan dan refreshing sejenak setelah berjuang mat

Cara mudah mengajari anak memecahkan masalah

Memecahkan masalah bisa dilakukan oleh anak sejak usia dini. Dengan mengajarkan anak memecahkan masalah juga bisa dikatakan mengajarkan anak kemandirian. Banyak kasus yang dihadapi oleh orang tua, seperti ketika anak menjadi rewel, menangis hingga melakukan sesuatu yang membuat kita melabelinnya dengan kata “nakal”.   Apalagi ketika anak menangis histeris karena menuruti apa yang kita mau. Tak jarang juga kita menghentikan aktivitas anak kita ketika melakukan sesuatu entah itu membuatnya menjadi kotor, berbahaya atau kekhawatiran semata, karena ketidaktahuan anak kita sehingga ia pun menangis.  Berat sekali yaa bun menjadi ibu, sehingga hal itu yang membuat anda menjadi hebat, hebat untuk memiliki kesabaran dan ketangguhan menghadapi anak, menjadi orang pertama  yang dicari ayah untuk menenangkan anak, nama pertama yang disebut anak ketika ia menangis. Waah hebat sekaii yaa bunda! Nah begitu juga ketika buah hati kita menangis ya bunda, pasti bunda menjadi penenang pertama bagi anaknya

3 Cara Ampuh Menjaga Kesehatan Mental di Masa Pandemi

Tak terasa pandemic corona virus ini akan berlangsung cukup lama dan memberikan dampak yang signifikan bagi perubahan pola hidup seseorang. Harapan dan keinginan baik dari pemerintah maupun masyarakat tentunya berharap pandemic ini segera berakhir dan Kembali ke kebiasan semula. Hampir mulai dari  segala sektor usaha dan habit seseorang berubah, diantaranya adalah kebutuhan hiburan karena perubahan yang terjadi. Perubahan ini membawa tekanan masing-masing pada diri seseorang yang menghadapinya diantara adalah ketidakpastian kapan berakhirnya pandemic, menjaga diri dengan meningkatkan Kesehatan fisik dan merubah pola hidup menjadi lebih sehat. Ada beberapa cara yang harus kamu lakukan agar tetap menjaga Kesehatan mental kamu tanpa khawatir harus berekspektasi pergi berlibur maupun hal – hal lain yang membuat kamu khawatir, antara lain adalah Berolah raga dirumah Lakukan secara rutin meski awalnya akan terasa berat dan harus dipaksa untuk melakukan, ingat membangun habit atau kebiasaan p