Skip to main content

Persiapkan Hal ini Sebelum Menikah

Menikah merupakan hal yang sakral bagi seseorang, seringkali dengan sebutan komitmen  sekali seumur hidup. Pernikahan dianggap sebagai komitmen dan loyalitas pada pasangan sampai akhir hayat.

Pernikahan tidak melulu soal bahagianya saja, seperti melihat cerita di sinetron atau buku fiksi. Ada banyak macam perasaan yang terjadi seperti sedih, kecewa, hingga amarah yang juga harus dihadapi.



Pada realitasnya menikah memang mengharuskan saling bertumbuh bersama dan mampu mengkomunikan apapun dengan baik, termasuk menghadapi segala permasalahan yang akan silih berganti.

Suatu hal yang terkadang membuat seseorang lebih berhati-hati memutuskan untuk menikah memang banyak alasan. Namun ada beberapa poin yang harus kamu perhatikan dan siapkan sebelum menikah, misalkan seperti

1.      Persiapkan mental

     Menikah tidak hanya melulu soal kesiapan materi, tapi kesiapan mental itu nomor satu. Memang setelah menikah banyak perubahan yang akan terjadi, terutama tanggung jawab kepada diri sendiri dan keluarga. Harus siap ketika ditempa berbagai permasalahan mulai dari intern rumah tangga hingga eksternal alias sosial ekonomi dan sebagainya yaa.

     Seperti menjadi support system bagi pasangan, permasalahan ekonomi  hingga quality time atau bahkan misalnya ketika gaji istri lebih besar dari suami hal ini harus di diskusikan sebelumnya ya guys.

     Sedangkan waktu ketika bermasyarakat pasti juga banyak masukan, komentar hingga kritik dari berbagai pihak kepada keluarga kita. Tidak apa-apa, karena dengan memahami dan menghadapi suatu permasalahan akan membuat kita belajar lebih dewasa dan membuat mental kita semakin tangguh loh.

2.    Siapkah Ekonomi Kamu

      Tidak dipungkiri memang kesiapan ekonomi menjadi salah satu faktor penting yang harus diperhatikan. ketika kamu ingin menjadi pasangan yang mandiri alias tidak tinggal dengan mertua atau orang tua dan memutuskan untuk membeli rumah sendiri, nyicil atau mengontrak hingga kos. 

      Hal ini perlu dipikirkan, karena kebutuhan dalam rumah tangga tidak sedikit ya guys. Seperti kebutuhan makan, dapur, transportasi, telekomunikasi, dan biaya-biaya laainnya. Sebisa mungkin usahakan untuk menabung dan memiliki dana darurat.

3.      Diskusikan apa yang kamu inginkan dengan pasanganmu

       Komunikasi sangat penting yaa, ingat diskusikan apa yang kamu inginkan setelah menikah misalkan cira-cuta atau masih adatanggungan. Jangan memendamnya karena bisa menjadi penyakit di rumah tangga nantinya loh. 

    Misalkan keputusan melanjutkan bekerja atau tidak setelah memiliki anak. Setelah menikah tinggal sendiri atau dengan orang tua atau mertua. Keputusan melanjutkan studi, membuka usaha dan semua keinginanmu dan mimpimu lainnya harus disampaikan ya, jangan sampai menjadi uneg-uneg yang terpendam hingga menumbuhkan bibit-bibit masalah yang baru.

    Jika diperlukan kamu dan pasangan bisa juga berkonsultasi pada profesional seperti konselor keluarga atau psikolog mengenai hubunganmu, tentunya kamu dan pasangan akan lebih terbantu dan mantap untuk melangkag ke jenjang selanjutnya.

4.      Selalu Belajar

Menikah tidak hanya melulu tentang kamu saja ya guys, tapi mulai sekarang ada pasangan dan dua keluarga yang juga harus diperhatikan. belajar menurunkan ego dan menerima pendapat orang lain serta menerima keputusan bersama semua itu harus kamu hadapi nanti. 

Tidak menjadi egois, kurang bersyukur dan juga mengubah life syle yang kurang baik, mementingkan duniamu sendiri dan lain sebaginya itu harus dirubah yaa, nggak harus cepat tapi pelan-pelan tapi pasti, selalu intropeksi diri yaa..

Karena ketika menikah hidupmu bukan tentang kamu saja, melainkan dua orang dan juga anakmu. Selalu belajar dan membuka wawasan akan menjadi bekal dalam mengarungi rumah tangga dengan baik.

Beberapa tips diatas  bisa kamu persiapkan sebelum menikah ya, tentunya penulis berharap kamu bisa berbahagia dan bertumbuh bersama dengan pasangan kamu sampai akhir hayat. Jika tulisan ini bermanfaat buat kamu silahkan tinggakan pesan di bawah ini.  Terimakasih :)


Popular posts from this blog

4 Tips mengisi waktu setelah lulus sambil menunggu kerja

Ada beberapa hal yang wajib kamu lakukan ketika kamu akan lulus atau kamu lagi menunggu panggilan interview kerja dari perusahaan atau instansi yang kamu lamar, berikut tips yang bisa kamu kerjakan sampai keberuntunganmu datang.  Coba lamar pekerjaan sebelum kamu resmi lulus Nah para freshgraduaters banyak yang kehilangan di start awal nih. Salah satunya setelah sidang dan kamu dinyatakan lulus, sebenarnya saat itu juga kamu bisa curi start awal untuk apply kerja di by internet atau langsung masukkan surat lamaran ke instansi yang kamu ingin lamar.  Jangan lupa juga untuk check memang perusahaan atau instansi tersebut memang butuh posisi yang sesuai dengan keahlian kamu ya.. jangan lupa juga buat meminta surat keterangan lulus atau surat pendamping ijazah untuk melamar kerja sembari ijazah aseli yang diterbitkan oleh kampusmu. Manfaatkan social media Kalau kamu memang berniat nggak mencuri start di awal untuk apply kerja karena pengen rebahan dan refreshing sejenak setelah berjuang mat

Cara mudah mengajari anak memecahkan masalah

Memecahkan masalah bisa dilakukan oleh anak sejak usia dini. Dengan mengajarkan anak memecahkan masalah juga bisa dikatakan mengajarkan anak kemandirian. Banyak kasus yang dihadapi oleh orang tua, seperti ketika anak menjadi rewel, menangis hingga melakukan sesuatu yang membuat kita melabelinnya dengan kata “nakal”.   Apalagi ketika anak menangis histeris karena menuruti apa yang kita mau. Tak jarang juga kita menghentikan aktivitas anak kita ketika melakukan sesuatu entah itu membuatnya menjadi kotor, berbahaya atau kekhawatiran semata, karena ketidaktahuan anak kita sehingga ia pun menangis.  Berat sekali yaa bun menjadi ibu, sehingga hal itu yang membuat anda menjadi hebat, hebat untuk memiliki kesabaran dan ketangguhan menghadapi anak, menjadi orang pertama  yang dicari ayah untuk menenangkan anak, nama pertama yang disebut anak ketika ia menangis. Waah hebat sekaii yaa bunda! Nah begitu juga ketika buah hati kita menangis ya bunda, pasti bunda menjadi penenang pertama bagi anaknya

3 Cara Ampuh Menjaga Kesehatan Mental di Masa Pandemi

Tak terasa pandemic corona virus ini akan berlangsung cukup lama dan memberikan dampak yang signifikan bagi perubahan pola hidup seseorang. Harapan dan keinginan baik dari pemerintah maupun masyarakat tentunya berharap pandemic ini segera berakhir dan Kembali ke kebiasan semula. Hampir mulai dari  segala sektor usaha dan habit seseorang berubah, diantaranya adalah kebutuhan hiburan karena perubahan yang terjadi. Perubahan ini membawa tekanan masing-masing pada diri seseorang yang menghadapinya diantara adalah ketidakpastian kapan berakhirnya pandemic, menjaga diri dengan meningkatkan Kesehatan fisik dan merubah pola hidup menjadi lebih sehat. Ada beberapa cara yang harus kamu lakukan agar tetap menjaga Kesehatan mental kamu tanpa khawatir harus berekspektasi pergi berlibur maupun hal – hal lain yang membuat kamu khawatir, antara lain adalah Berolah raga dirumah Lakukan secara rutin meski awalnya akan terasa berat dan harus dipaksa untuk melakukan, ingat membangun habit atau kebiasaan p