Skip to main content

Self Care, Why Not?

Hai apa kabar, semoga sekarang kamu baik baik saja ya.. Dari judul pasti sudah ketebak bukan apa sih yang akan dibahas pada tulisan ini, yuk simak penjelasannya agar kamu lebih paham tentang selfcare pada dirimu sendiri.. 😊

Sederhanya selfcare ini diperuntukkan untuk diri sendiri, dalam hal apapun yang bermanfaat bagi kita tentunya tujuannya adalah untuk meningkat kesejahteraan diri kita sendiri baik secara fisik maupun psikologis.



Nih biasanya buat kamu yang lebih mentingin orang lain daripada dirimu sendiri alias memprioritaskan orang lain, atau menomor sekiankan dirimu dari urusan-urusanmu, bahkan kamu sering bilang “ya” untuk orang lain dan “tidak” untuk dirimu sendiri juga sering meminta maaf atas apapun yang kamu lakukan dan lain sebagainya. Kamu sangat perlu untuk lebih mencintai diri sendiri dan memperhatikan dirimu.

Beberapa hal dibawah ini yang perlu kamu lakukan untuk tetap berada dalam kewarasan diri dan sehat mental. Tentunya untuk menjaga kesehatan fisik dan psikismu, maka tidak apa-apa bahkan kamu  boleh untuk melakukan hal ini, diantaranya

1.       Tidak Selalu Sempurna

Semua yang kamu lakukan boleh dan tidak apa-apa untuk tidak selalu sempurna. Terkadang mencoba hal-hal baru diluar rencanamu akan membuatmu lebih merasa nyaman dan semakin tertantang.

Melakukan kegiatan lain yang menjadikan kamu lebih relax dalam mengolah emosi ataupun pikiran perlu dilakukan, seperti me time akan membantumu untuk lebih tenang dalam mengatasi masalah.

 

2.       Miliki Waktu Sendiri

Tidak apa-apa berkata tidak dan menolak ajakan teman maupun rekan sekantor, baik dalam hal pekerjaan maupun tidak. Dengan memiliki waktu sendiri dan menyibukkan diri sendiri dengan pekerjaan yang kamu senangi terkadang perlu dilakukan untuk sekedar menjaga kesehatan diri.

 

3.       Menunjukkan Emosi.

Menangis, marah, sedih kecewa dan emosi lainnya boleh kamu tunjukkan ketika kamu merasa tidak nyaman. Its okay to not feel okay. Semua itu adalah wajar, perasaan yang dimiliki oleh setiap orang.

 

4.       Selfcare berbeda dengan selfish

Tentunya sangat berbeda, mencintai diri sendiri dengan memperhatikan kesehatan mental dan fisik diri sendiri akan sangat membantu diri untuk menentukan bagaimana kita akan berinteraksi dengan lingkungan kita. Akan berbeda dengan selfish atau egois yang selalu hanya menomorsatukan diri dan tidak memperdulikan sekitar maupun lingkungan diri.

 


Popular posts from this blog

4 Tips mengisi waktu setelah lulus sambil menunggu kerja

Ada beberapa hal yang wajib kamu lakukan ketika kamu akan lulus atau kamu lagi menunggu panggilan interview kerja dari perusahaan atau instansi yang kamu lamar, berikut tips yang bisa kamu kerjakan sampai keberuntunganmu datang.  Coba lamar pekerjaan sebelum kamu resmi lulus Nah para freshgraduaters banyak yang kehilangan di start awal nih. Salah satunya setelah sidang dan kamu dinyatakan lulus, sebenarnya saat itu juga kamu bisa curi start awal untuk apply kerja di by internet atau langsung masukkan surat lamaran ke instansi yang kamu ingin lamar.  Jangan lupa juga untuk check memang perusahaan atau instansi tersebut memang butuh posisi yang sesuai dengan keahlian kamu ya.. jangan lupa juga buat meminta surat keterangan lulus atau surat pendamping ijazah untuk melamar kerja sembari ijazah aseli yang diterbitkan oleh kampusmu. Manfaatkan social media Kalau kamu memang berniat nggak mencuri start di awal untuk apply kerja karena pengen rebahan dan refreshing sejenak setelah berjuang mat

Cara mudah mengajari anak memecahkan masalah

Memecahkan masalah bisa dilakukan oleh anak sejak usia dini. Dengan mengajarkan anak memecahkan masalah juga bisa dikatakan mengajarkan anak kemandirian. Banyak kasus yang dihadapi oleh orang tua, seperti ketika anak menjadi rewel, menangis hingga melakukan sesuatu yang membuat kita melabelinnya dengan kata “nakal”.   Apalagi ketika anak menangis histeris karena menuruti apa yang kita mau. Tak jarang juga kita menghentikan aktivitas anak kita ketika melakukan sesuatu entah itu membuatnya menjadi kotor, berbahaya atau kekhawatiran semata, karena ketidaktahuan anak kita sehingga ia pun menangis.  Berat sekali yaa bun menjadi ibu, sehingga hal itu yang membuat anda menjadi hebat, hebat untuk memiliki kesabaran dan ketangguhan menghadapi anak, menjadi orang pertama  yang dicari ayah untuk menenangkan anak, nama pertama yang disebut anak ketika ia menangis. Waah hebat sekaii yaa bunda! Nah begitu juga ketika buah hati kita menangis ya bunda, pasti bunda menjadi penenang pertama bagi anaknya

3 Cara Ampuh Menjaga Kesehatan Mental di Masa Pandemi

Tak terasa pandemic corona virus ini akan berlangsung cukup lama dan memberikan dampak yang signifikan bagi perubahan pola hidup seseorang. Harapan dan keinginan baik dari pemerintah maupun masyarakat tentunya berharap pandemic ini segera berakhir dan Kembali ke kebiasan semula. Hampir mulai dari  segala sektor usaha dan habit seseorang berubah, diantaranya adalah kebutuhan hiburan karena perubahan yang terjadi. Perubahan ini membawa tekanan masing-masing pada diri seseorang yang menghadapinya diantara adalah ketidakpastian kapan berakhirnya pandemic, menjaga diri dengan meningkatkan Kesehatan fisik dan merubah pola hidup menjadi lebih sehat. Ada beberapa cara yang harus kamu lakukan agar tetap menjaga Kesehatan mental kamu tanpa khawatir harus berekspektasi pergi berlibur maupun hal – hal lain yang membuat kamu khawatir, antara lain adalah Berolah raga dirumah Lakukan secara rutin meski awalnya akan terasa berat dan harus dipaksa untuk melakukan, ingat membangun habit atau kebiasaan p