Skip to main content

Yuk Bunda, ajak anak bermain! Ada banyak manfaat bermain bagi anak

Bermain adalah hak setiap anak, dengan bermain anak akan menjadi lebih bahagia. Siapa yang disini para bunda dan ayah masih takut jika anak-anaknya bermain? 

anak, bermain, psikologi, parenting

Yah, kekhawatiran ayah bunda  dan keinginan untuk melindunginya selalu adalah hal yang wajar, sehingga bisa jadi kita sebagai orangtua melakukan over protective kepada si buah hati untuk memilah mana permainan atau bermain yang diperbolehkan baik selama di dalam rumah atau diluar rumah, yaa kan?.

Namun, tahukah ayah bunda jika bermain dalam hal fisik (dengan menggerakkan seluruh badan anak) tidak selamanya buruk, mengapa? 


Karena masa kanak-kanak merupakan masa pertumbuhannya dan perkembangannya  sangat cepat sekali loh. Ayah dan bunda tahu kan, perbedaan antara pertumbuhan dan perkembangan itu apa? 

Jika pertumbuhan adalah secara fisik maka perkembangan adalah hal yang bersifat non fisik yakni psikososioemosional anak. Masa kanak-kanak adalah masa untuk belajar dan keingintahuannya sangat tinggi, sehingga sangat membutuhka orang-orangterdekatnya untuk membimbing dan mengawasinya. 

Dengan bermain di dalam rumah adalah hal yang wajar terutama jika ayah dan bunda adalah orangtua yang suka khawatir kepada buah hatinya, namun perlu dicoba untuk membiarkan anak kita bermain dengan kawan-kawannya diluar rumah, namun tetap pada pengawasan kita yaa ayah bunda, jangan sampai kita lelah dan lengah.

Bermain diluar ruamh terutama bersama teman-teman dapat membantu anak untuk belajar berinteraksi, bersosialisasi bahkan cara berempeti kepada sesama temannya. Dalam keuntungan fisik bisa menjadikan anak lebih sehat dengan cara yang menyenangkan yakni bermain.  

Namun jangan khawatir yaa ayah bunda, kalian juga bisa mengajak anak bermain yang menyenangkan dirumah bersama anda, misalkan bermain petak umpat, bermain kejar kejaran (tentunya masih dalam batas wajar yaa) sampai bermain menjadi boneka boneka atau mobil-mobil khayalan anak anda tentunta dengan seperti itu juga akan membantu mengasah dan melatih komunikasi serta kosakata anak anda.

Alangkah lebih indahnya bermain dengan teman-teman sebayanya dan orangtuanya dengan sesekali menjauhkan gadget dari kita. Selamat mencoba ayah bunda..

Penulis  : Farida Alisha Fasa, S.Psi

Popular posts from this blog

4 Tips mengisi waktu setelah lulus sambil menunggu kerja

Ada beberapa hal yang wajib kamu lakukan ketika kamu akan lulus atau kamu lagi menunggu panggilan interview kerja dari perusahaan atau instansi yang kamu lamar, berikut tips yang bisa kamu kerjakan sampai keberuntunganmu datang.  Coba lamar pekerjaan sebelum kamu resmi lulus Nah para freshgraduaters banyak yang kehilangan di start awal nih. Salah satunya setelah sidang dan kamu dinyatakan lulus, sebenarnya saat itu juga kamu bisa curi start awal untuk apply kerja di by internet atau langsung masukkan surat lamaran ke instansi yang kamu ingin lamar.  Jangan lupa juga untuk check memang perusahaan atau instansi tersebut memang butuh posisi yang sesuai dengan keahlian kamu ya.. jangan lupa juga buat meminta surat keterangan lulus atau surat pendamping ijazah untuk melamar kerja sembari ijazah aseli yang diterbitkan oleh kampusmu. Manfaatkan social media Kalau kamu memang berniat nggak mencuri start di awal untuk apply kerja karena pengen rebahan dan refreshing sejenak setelah berjuang mat

Cara mudah mengajari anak memecahkan masalah

Memecahkan masalah bisa dilakukan oleh anak sejak usia dini. Dengan mengajarkan anak memecahkan masalah juga bisa dikatakan mengajarkan anak kemandirian. Banyak kasus yang dihadapi oleh orang tua, seperti ketika anak menjadi rewel, menangis hingga melakukan sesuatu yang membuat kita melabelinnya dengan kata “nakal”.   Apalagi ketika anak menangis histeris karena menuruti apa yang kita mau. Tak jarang juga kita menghentikan aktivitas anak kita ketika melakukan sesuatu entah itu membuatnya menjadi kotor, berbahaya atau kekhawatiran semata, karena ketidaktahuan anak kita sehingga ia pun menangis.  Berat sekali yaa bun menjadi ibu, sehingga hal itu yang membuat anda menjadi hebat, hebat untuk memiliki kesabaran dan ketangguhan menghadapi anak, menjadi orang pertama  yang dicari ayah untuk menenangkan anak, nama pertama yang disebut anak ketika ia menangis. Waah hebat sekaii yaa bunda! Nah begitu juga ketika buah hati kita menangis ya bunda, pasti bunda menjadi penenang pertama bagi anaknya

3 Cara Ampuh Menjaga Kesehatan Mental di Masa Pandemi

Tak terasa pandemic corona virus ini akan berlangsung cukup lama dan memberikan dampak yang signifikan bagi perubahan pola hidup seseorang. Harapan dan keinginan baik dari pemerintah maupun masyarakat tentunya berharap pandemic ini segera berakhir dan Kembali ke kebiasan semula. Hampir mulai dari  segala sektor usaha dan habit seseorang berubah, diantaranya adalah kebutuhan hiburan karena perubahan yang terjadi. Perubahan ini membawa tekanan masing-masing pada diri seseorang yang menghadapinya diantara adalah ketidakpastian kapan berakhirnya pandemic, menjaga diri dengan meningkatkan Kesehatan fisik dan merubah pola hidup menjadi lebih sehat. Ada beberapa cara yang harus kamu lakukan agar tetap menjaga Kesehatan mental kamu tanpa khawatir harus berekspektasi pergi berlibur maupun hal – hal lain yang membuat kamu khawatir, antara lain adalah Berolah raga dirumah Lakukan secara rutin meski awalnya akan terasa berat dan harus dipaksa untuk melakukan, ingat membangun habit atau kebiasaan p