Skip to main content

Berbelanja Sambil Belajar Bersama Anak

Jangan khawatir untuk mengajak anak berbelanja yaa ayah dan ibu. Kekhawatiran adalah suatu bentuk yang wajar namun pada saat belanja ke supermarket atau ke pasar tradisional akan membuat si kecil belajar banyak hal. Mulai dari melihat orangtuanya berinteraksi dengan orang lain dan lingkungan akan memberikan pemahaman anak dari fungsi bersosialisasi dan berkomunikasi.

Memberikan pemahaman anak mengenai fungsi dari uang sebagai alat tukar hingga anak akan mengenal lingkungannya dan belajar dari lingkungannya sehingga mulai terbentuknya kemandirian anak di tempat umum. 



Atau ayah ibu khawatir kepada si kecil jika di tempat umum seperti supermarket atau pasar tradisional ia akan menjadi rewel sehingga mengganggu aktivitas dan tujuan ayah ibu untuk membeli sesuatu. Hal tersebut wajar jika di tengah jalan si kecil akan rewel atau meminta sesuatu yang ia inginkan. 

Nah dalam hal ini berikan pemahaman dan perjanjian terlebih dahulu kepada anak sebelum pergi bahwa ia hanya akan menemani ayah ibunya berbelanja, jika ingin meminta mainan maka tidak beli dulu ya..

Berikan pemahaman bahwa mainannya dirumah banyak dan masih berfungsi, jika diperlukan berikanlah perjanjian jika boleh membawa satu mainan dari rumahnya namun tidak boleh meminta mainan lagi.

Apakah ayah dan ibu tahu bahwa dengan mengatakan hal tersebut akan melatih anak untuk menahan keinginannnya dan memberikan pengertian bahwa mainan yang telah dimiliki sudah cukup banyak.

Jika ketika si kecil menunjuk suatu yang diinginkannya maka ingatkanlah “kan adek tadi sudah janji sama mama kalau tidak beli mainan, kan mainan adek sudah banyak dan masih berfungsi dirumah.”. 

Jika ayah dan ibu ingin memberikan reward atau penghargaan kepada anak dengan membelikan ice cream atau sebagainya maka katakanlah bahwa 

“wah adek hebat yaa adek sudah gede, ibu ajak jalan-jalan untuk menemani ibu belanja tapi adek tidak rewel atau minta mainan. Karena adek hebat dan pinter nantik setelah belanja ibu belikan ice cream kesukaan adek yaa. Terimakasih ade.” 

Berikan kata-kata positif dan pujian sebagai penghargaan kepada anak karena telah mendengarkan orangtuanya, 

Ingat, hal ini perlu proses, sabar dalam memberikan pemahaman kepada si kecil ya bunda karena si kecil juga dalam proses pembelajaran secara kognitifnya. Jadi tidak bisa instan untuk menyuruhnya segera mengerti dengan apa yang kita inginkan. 

Jika tulisan ini dirasa bermanfaat dan apabila ayah bunda memiliki pengalaman yang sama mengenai membawa si kecil ke tempat umum silahkan tinggalkan komentar dan pesan di bawah ini, terimakasih :)


Popular posts from this blog

4 Tips mengisi waktu setelah lulus sambil menunggu kerja

Ada beberapa hal yang wajib kamu lakukan ketika kamu akan lulus atau kamu lagi menunggu panggilan interview kerja dari perusahaan atau instansi yang kamu lamar, berikut tips yang bisa kamu kerjakan sampai keberuntunganmu datang.  Coba lamar pekerjaan sebelum kamu resmi lulus Nah para freshgraduaters banyak yang kehilangan di start awal nih. Salah satunya setelah sidang dan kamu dinyatakan lulus, sebenarnya saat itu juga kamu bisa curi start awal untuk apply kerja di by internet atau langsung masukkan surat lamaran ke instansi yang kamu ingin lamar.  Jangan lupa juga untuk check memang perusahaan atau instansi tersebut memang butuh posisi yang sesuai dengan keahlian kamu ya.. jangan lupa juga buat meminta surat keterangan lulus atau surat pendamping ijazah untuk melamar kerja sembari ijazah aseli yang diterbitkan oleh kampusmu. Manfaatkan social media Kalau kamu memang berniat nggak mencuri start di awal untuk apply kerja karena pengen rebahan dan refreshing sejenak setelah berjuang mat

Cara mudah mengajari anak memecahkan masalah

Memecahkan masalah bisa dilakukan oleh anak sejak usia dini. Dengan mengajarkan anak memecahkan masalah juga bisa dikatakan mengajarkan anak kemandirian. Banyak kasus yang dihadapi oleh orang tua, seperti ketika anak menjadi rewel, menangis hingga melakukan sesuatu yang membuat kita melabelinnya dengan kata “nakal”.   Apalagi ketika anak menangis histeris karena menuruti apa yang kita mau. Tak jarang juga kita menghentikan aktivitas anak kita ketika melakukan sesuatu entah itu membuatnya menjadi kotor, berbahaya atau kekhawatiran semata, karena ketidaktahuan anak kita sehingga ia pun menangis.  Berat sekali yaa bun menjadi ibu, sehingga hal itu yang membuat anda menjadi hebat, hebat untuk memiliki kesabaran dan ketangguhan menghadapi anak, menjadi orang pertama  yang dicari ayah untuk menenangkan anak, nama pertama yang disebut anak ketika ia menangis. Waah hebat sekaii yaa bunda! Nah begitu juga ketika buah hati kita menangis ya bunda, pasti bunda menjadi penenang pertama bagi anaknya

3 Cara Ampuh Menjaga Kesehatan Mental di Masa Pandemi

Tak terasa pandemic corona virus ini akan berlangsung cukup lama dan memberikan dampak yang signifikan bagi perubahan pola hidup seseorang. Harapan dan keinginan baik dari pemerintah maupun masyarakat tentunya berharap pandemic ini segera berakhir dan Kembali ke kebiasan semula. Hampir mulai dari  segala sektor usaha dan habit seseorang berubah, diantaranya adalah kebutuhan hiburan karena perubahan yang terjadi. Perubahan ini membawa tekanan masing-masing pada diri seseorang yang menghadapinya diantara adalah ketidakpastian kapan berakhirnya pandemic, menjaga diri dengan meningkatkan Kesehatan fisik dan merubah pola hidup menjadi lebih sehat. Ada beberapa cara yang harus kamu lakukan agar tetap menjaga Kesehatan mental kamu tanpa khawatir harus berekspektasi pergi berlibur maupun hal – hal lain yang membuat kamu khawatir, antara lain adalah Berolah raga dirumah Lakukan secara rutin meski awalnya akan terasa berat dan harus dipaksa untuk melakukan, ingat membangun habit atau kebiasaan p